SLEMAN – PSS Sleman resmi mendaftarkan Stadion Maguwoharjo sebagai venue kandang dalam proses Club Licensing Cycle 2025/2026 yang dilakukan I.League untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa evaluasi stadion merupakan bagian penting dalam proses perizinan klub. Hasil penilaian tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam penyusunan operasional kompetisi musim depan.
“Evaluasi stadion merupakan bagian dari proses club licensing yang bertujuan memastikan infrastruktur yang diajukan klub memenuhi standar yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi ini menjadi salah satu dasar dalam perencanaan dan penyusunan operasional kompetisi musim 2026/27,” ujar Ferry Paulus.
Meski demikian, I.League menegaskan bahwa hasil penilaian infrastruktur ini belum menjadi keputusan final terkait stadion yang akan digunakan selama kompetisi berlangsung. Setiap venue masih harus melalui tahapan verifikasi lanjutan, inspeksi operasional, serta pemenuhan regulasi kompetisi yang berlaku sebelum mendapatkan persetujuan akhir.
Dengan masuknya Stadion Maguwoharjo dalam proses penilaian tersebut, PSS Sleman menunjukkan kesiapannya menyambut musim baru sekaligus menghadirkan pertandingan kandang di hadapan pendukung setianya di Sleman.


